CPNS Kalimantan

Anong, Gadis Dayak Pilot Helikopter Militer

Anong, Gadis Dayak yang Menjadi Pilot Helikopter Militer TNI
Gadis Dayak Pilot Helikopter

Pandemi COVID-19 hingga kini masih terus menyebar di Tanah Air. Pemerintah terus berupaya keras menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena pandemi ini, termasuk yang berada di daerah pedalaman. Seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat akhir-akhir ini, pemerintah telah mengirimkan bantuan beras melalui helikopter kepada warga terdampak COVID-19.

Seorang wanita bernama Letnan Cpn (K) Alberta Injilia, adalah salah satu pilot helikopter Bell 412, ditugaskan untuk memberikan bantuan beras kepada warga yang terkena COVID-19 di daerah terpencil Provinsi Kalimantan Barat ini. Bantuan beras yang diberikan oleh APBD Pemprov Kalbar diberikan kepada warga Sungkung, salah satu daerah pedalaman yang sulit dijangkau.

Meski usianya masih belia, ia mengaku bangga bisa menjalankan tugasnya di Kodam XII / Tanjung Pura untuk mendistribusikan bantuan beras kepada warga terdampak COVID-19 di pedalaman Sungkung.

"Ini merupakan salah satu tugas kemanusiaan, apalagi saya yang asli Kalbar tentunya juga tidak ingin melihat saudara-saudara saya di pedalaman mengalami kesulitan di tengah pandemi COVID-19 ini," tutur Anong dikutip dari situs Merdeka.


Seorang Perwira Penerbang

Wanita yang biasa disapa anong ini, sehari-harinya bertugas sebagai Perwira Penerbang II Flite Heli Serang Skadron-12/Serbu Waytuba. Ia lulus dari Taruni Akmil pada tahun 2018.

Kelahiran Kalimantan Barat

Sosok wanita dari Korps Angkatan Darat ini merupakan putri kelahiran Kalimantan Barat, tepatnya di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Gadis yang menjadi Pilot Helikopter TNI AD ini lahir pada 14 September 1996, dan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, dari pasangan Arkadius Ardi dan Sopianita.

Menurut sang ayah yang merupakan pensiunan guru, sejak masuk ke Taman Kanak-kanak (TK) Anong sudah menunjukkan jiwa kepemimpinannya.