Pepaya Jepang Obat Sakti Pencegah Anemia

Daun pepaya jepang disebut sebagai superfood karena tinggi nutrisi dan gizi. Selain itu Pepaya Jepang juga bisa menjadi obat sakti Anemia
Kalimantana
Pepaya Jepang Obat Sakti Pencegah Anemia

Pepaya Jepang atau Cnidoscolus aconitifolius (Chaya) adalah tanaman sayuran yang relatif baru dikenal di Indonesia. Uniknya, Chaya bukan berasal dari Jepang, tetapi Amerika Tengah, tepatnya negara Meksiko dan Guatemala. Belum diketahui alasan Chaya disebut sebagai daun pepaya jepang di Indonesia.

Dalam bahasa Inggris, ia dijuluki sebagai tree spinach. Penyebutan “pepaya” karena bentuk dan tekstur daunnya menyerupai daun pepaya, pun demikian pengolahannya, meskipun secara kekerabatan lebih dekat dengan singkong.

Ternyata sayuran ini memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan loh.

Berikut khasiat dan manfaat dari kandungan gizi daun pepaya jepang untuk kesehatan tubuh.

Manfaat Kesehatan Pepaya Jepang

Daun pepaya jepang disebut sebagai superfood karena tinggi nutrisi dan gizi, seperti antioksidan, serat, atau asam lemak.

Berikut manfaat dan khasiat dari kandungan gizi daun pepaya jepang.

1. Membantu pembentukan otot

Tidak banyak sayuran yang memiliki kandungan protein tinggi. Satu di antara sedikit sayuran itu adalah daun pepaya jepang.

Dari 100 gram daun pepaya jepang, mengandung 5,7 gram protein. Kandungan protein di dalam daun pepaya jepang lebih banyak dibanding selada air, yaitu 3,1 gram.

2. Sebagai obat tradisional

Berdasarkan penelitian yang ditulis dalam Journal of Medicinal Plants Research, daun pepaya jepang sering dibuat sebagai obat tradisional.

Daun pepaya jepang memiliki sifat anti diabetes, anti oksidan, dan hepatoprotektif.
Hepatoprotektif adalah senyawa yang memiliki efek teurapeutik dalam memulihkan dan mengobati penyakit hati (liver).

3. Membantu cegah anemia

Daun pepaya jepang mengandung zat besi tinggi yang bermanfaat untuk pembentukan sel darah merah.
Bahkan, kandungan zat besi di dalam daun pepaya jepang lebih tinggi dibanding bayam. Sebagai perbandingan, dalam 100 gram daun pepaya jepang mengandung 11,4 miligram zat besi.

Sementara itu, dalam 100 gram daun bayam hanya mengandung 3,5 miligram zat besi.
Zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah, mengurangi risiko anemia, sampai meningkatkan konsentrasi.

4. Meningkatkan kesehatan tulang

Selain mengandung zat besi tinggi, daun pepaya jepang juga kaya akan kalsium dibanding sayuran lainnya. Dalam 100 gram daun pepaya jepang, mengandung 199 miligram kalsium dan bisa melengkapi kebutuhan harian.

Angka Kecukupan Gizi (AKG) menunjukkan bahwa kebutuhan kalsium harian orang dewasa adalah 1200 miligram per hari.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

Dalam 100 gram daun pepaya jepang mengandung 165 miligram vitamin C yang memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Vitamin C juga berperan dalam membentuk pembuluh darah, tulang rawan, sampai kolagen di dalam tulang.

Resep Tumis Pepaya jepang

Resep Tumis Pepaya jepang

Selain berguna bagi kesehatan, Pepaya Jepang juga bisa diolah menjadi makanan olahan tumis.

Berikut bahan-bahannya :
  • 1 ikat daun pepaya Jepang
  • 150 gr tempe, potong dadu
  • 6 buah cabai merah keriting, iris serong tipis
  • 3 buah cabai keriting hijau, iris serong tipis
  • 1/4 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 sdt saus tiram
  • 100 ml air
  • 50 gr teri medan, digoreng

Bumbu tumbuk :
  • 5 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 2 sendok teh ebi

Cara membuat Tumis Pepaya jepang :
  • Siangi daun pepaya Jepang kemudian cuci bersih dan sisihkan.
  • Goreng tempe sampai matang dan sisihkan.
  • Tumis bumbu tumbuk dan semua cabai sampai matang dan cabai jadi layu.
  • Masukkan tempe, daun pepaya, garam, gula, saus tiram dan air.
  • Masak sampai mendidih dan daun jadi layu.
  • Setelah matang matikan api.
  • Taburi teri goreng dan sajikan bersama nasi hangat.

Hal yang harus kamu perhatikan saat mengolah daun Pepaya Jepang

Meski daun pepaya jepang memiliki banyak khasiat dan manfaat, kamu perlu memperhatikan cara mengolahnya agar kandungan gizi yang ada di daun Pepaya Jepang tidak hilang.

Dikutip dari Cambodia Harvest, daun pepaya jepang harus dimasak sampai matang. Hindari mengonsumsi Chaya secara mentah karena daun tersebut mengandung glikosida sianogenik (HCN).

Karena memiliki senyawa HCN yang bisa melepaskan toksin, ada baiknya durasi pemasakan daun pepaya Jepang ini minimal 15-20 menit untuk mengurangi efek buruknya bagi tubuh.

Tapi nggak perlu khawatir, terlepas dari kandungan HCN yang dimilikinya, daun pepaya Jepang ini aman dikonsumsi selagi kamu memasaknya dengan benar.

Jadi, kapan nih kamu mau cobain ?
Kalimantana
Situs Berbagi Hal Unik Tentang Kalimantan
Komentar